Timnas Belgia Ngamuk ke FIFA yang 'Putihkan' Kartu Merah Folarin Balogun

Timnas Belgia Ngamuk ke FIFA yang 'Putihkan' Kartu Merah Folarin Balogun
Selebrasi Folarin Balogun dan Antonee Robinson dalam laga Amerika Serikat vs Australia di Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). (c) AP Photo/Ted S. Warren

Nexify - Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) mengaku terkejut dengan keputusan FIFA yang membatalkan hukuman larangan bermain satu pertandingan untuk penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. RBFA bahkan menyatakan tengah mempelajari seluruh langkah yang memungkinkan untuk menjaga integritas dan prinsip fair play dalam sepak bola.

Balogun sebelumnya dijatuhi kartu merah langsung setelah tinjauan VAR pada pertandingan babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina yang dimenangkan Amerika Serikat dengan skor 2-0. Penyerang Arsenal itu dianggap menginjak kaki pemain bertahan Bosnia.

Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung secara otomatis disertai hukuman larangan bermain satu pertandingan dan keputusan tersebut tidak dapat diajukan banding oleh tim pemain yang bersangkutan.

Namun pada Minggu (5/7), FIFA secara mengejutkan mengumumkan bahwa hukuman tersebut ditangguhkan selama satu tahun. Organisasi sepak bola dunia itu tidak memberikan penjelasan spesifik mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Keputusan kontroversial FIFA tersebut memicu polemik besar menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia. Sebelumnya, Balogun dipastikan absen setelah menerima kartu merah langsung, namun FIFA secara mengejutkan menangguhkan hukuman tersebut sehingga sang pemain kini diizinkan tampil menghadapi Belgia di Seattle.

Belgia Protes Keras ke FIFA

Belgia Protes Keras ke FIFA

Ekspresi Folarin Balogun usai membobol gawang Timnas Paraguay di Piala Dunia 2026, Sabtu (13/6/2026) (c) AP Photo/Mark J Terill

Melalui pernyataan resminya, Federasi Sepak Bola Belgia mengecam keputusan FIFA tersebut yang dianggap menguntungkan Timnas Amerika Serikat. Mereka menilai aneh ketika FIFA tiba-tiba mengizinkan Balogun bermain padahal ia mendapatkan kartu merah.

Mereka menegaskan sedang mengkaji berbagai opsi yang tersedia untuk melawan keputusan tersebut.

"Kami sedang mempelajari seluruh kemungkinan langkah yang dapat diambil untuk melindungi hak-hak sah seluruh tim peserta serta menjaga prinsip-prinsip dasar fair play dalam olahraga ini," demikian bunyi pernyataan RBFA.

Rudi Garcia Sindir FIFA

Rudi Garcia Sindir FIFA

Pelatih timnas Belgia, Rudi Garcia, dalam laga melawan Meksiko, Selasa (31/3/2026). (c) AP Photo/Matt Marton

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, juga menyampaikan sindirannya terhadap keputusan FIFA saat konferensi pers. Ia menyebut keputusan FIFA itu layaknya sebuah April Mop.

"Saya tidak tahu kalau di Piala Dunia FIFA tanggal 5 Juli sekarang berubah menjadi 1 April, seolah-olah ini Hari April Mop," ujar Garcia.

Ia menegaskan bahwa sikap Belgia bukan semata-mata untuk membela tim nasional atau federasi, melainkan demi menjaga kredibilitas sepak bola.

"Semua pandangan dan pendapat kami sudah tercantum dalam pernyataan resmi. Kami bukan sedang membela tim nasional ataupun federasi. Kami membela sepak bola," tegasnya.